Produksi Acara Televisi

Produksi televisi merupakan proses pembuatan acara untuk ditayangkan ditelevisi. Proses produksi ini merupakan perjalanan panjang yang melewati berbagai tahapan, melibatkan banyak sumber daya manusia dengan berbagai keahlian dan berbagai peralatan serta dukungan biaya. Acara televisi tersebut diproduksi oleh stasiun televisi (in house production) atau pihak luar yang biasa disebut sebagai rumah produksi (production house).

Pra Program Produksi

a. Membuat konsep program Untuk membuat acara (program) televisi, hal pertama yang harus dilakukan adalah penggalian ide atau gagasan kreatif. Tentunya ide-ide yang akan dilahirkan juga harus mempertimbangkan berbagai hal.

 Berbagai aspek perhatian sebelum merancang program – Hukum Acara harus dibuat seorsinil mungkin untuk menghindari pelanggaran hak cipta dan mentaati undang undang yang berlaku di Indonesia.

 Kultur Televisi sebagai media yang mempunyai pengaruh sosiologis yang kuat, tentunya acara-acara yang dihasilkan juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab terhadap pembentukan nilai-nilai positif dimasyarakat. Para pembuat program pun juga harus menghormati nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia juga menghindari hal yang dapat menyinggung SARA.

 Pasar (Market) Untuk acara yang dibuat untuk tujuan bisnis, para pembuat program harus mengenal pasar yang dituju. Kita tidak dapat membuat acara yang bagus menurut sudut pandang subjektif kita sendiri. Kita juga harus melihat dari sudut pandang calon pemirsa yang akan kita bidik. Untuk membidik calon pemirsa, para pembuat acara TV biasanya melakukan pengamatan sendiri atau mempelajari data-data yang dibuat oleh Nielsen Media Research mengenai calon pemirsa yang dituju untuk kemudian menseleksi pasar potensialnya. Penseleksian pasar potensial diiakukan dengan penggolongan berdasarakan jenis kelamin, umur, status ekonomi dan sebagainya.

Membuat Proposal Program

Proposal merupakan hal yang sangat penting karena proposal mempunyai pengaruh besar dalam disetujui atau tidaknya sebuah konsep untuk dilaksanakan. Selain itu proposal juga nantinya akan dijadikan bahan presentasi bagi pihak sales di stasiun TV untuk mendapatkan advertiser. Proposal harus dibuat semenarik mungkin dan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai konsep program tersebut. Selain itu proposal juga sebaiknya menampilkan keunggulan program tersebut dan dapat memberi benefit baik untuk advertiser maupun pemirsanya.

Mengenal Jenis Program Televisi

1. News, merupakan identitas khusus sebuah stasiun televisi.

2. Hardnews – Berita singkat Liputan 6 pagi, siang, petang dan malam serta Liputan 6 terkini Metro Pagi, Metro Siang, Metro Hari Ini dan Metro Malam, Buletin Pagi, Buletin Siang, Buletin Malam dan Seputar Indonesia (RCTI), Fokus (Indosiar) dll.

– In Depth Reporting. contoh : Investigasi di program Reportase Sore. – Softnews Feature News, Sport News, Magazine, Entertainment News, Dokumenter (Documentary Film) dsb.

3. Non Fiksi Talkshow, Quiz, Variety Show, Musik Show

4. . Fiksi  Sinetron, FTV,  Komedi : – Komedi Situasi, cerita lucu yang kelucuannya bukan berasal dari para pemain, melainkan karena situasinya. – Komedi Slapstic, cerita lucu yang diciptakan dengan adegan menyakiti para pemainnya, atau dengan gerak vulgar dan kasar. – Komedi Satire, cerita lucu yang penuh sindiran tajam.

 

Membuat Rundown

Rundown merupakan susunan detail program per-segmen yang dibagikan kepada setiap pendukung acara yang memerlukannya, seperti : pengarah acara (program director), pengengoperasi switcher, penata suara (audioman), pengengoperasi VTR, pengambil gambar (cameraman), penata aksara (CG operator), penata cahaya (lightingman) dan sebagainya agar program dapat berjalan sesuai dengan konsep acara dan perkiraan waktu (durasi) yang telah direncanakan. Walaupun demikian, rundown dapat sewaktu-waktu berubah saat pelaksanaan, terutama untuk program yang ditayangkan langsung (Live) tetapi jika ini harus terjadi, sebaiknya dilakukan dengan karena ada sesuatu dilapangan yang menarik sehingga harus dilakukan keputusan dalam waktu singkat agar program semakin bagus, bukan karena konsep yang tidak matang.

Menyusun budget

Untuk menyusun anggaran sebuah program televisi, sebeiumnya kita harus mengetahui peralatan apa saja yang akan digunakan, berapa unit, lama pemakaian, di dalam kota atau luar kota hingga perlengkapannya seperti solar jika menggunakan generator listrik, tape, lampu dan batere cadangan dan sebagainya. Kemudian apakah peralatannya telah tersedia atau harus menggunakan jasa rental. Selain peralatan dan pelengkapan kita juga harus menghitung jumlah SDM yang dibutuhkan, seperti crew, talent, helper, security dan sebagainya, terutama jika menggunakan tenaga outsource. Walau tergantung kebijakan perusahaan, biasanya para SDM juga mendapatkan konsumsi makanan, bila eksekusi dilakukan diluar kota, mereka juga mendapat akomodasi, transportasi dan sebagainya. Tidak hanya yang berkaitan secara langsung dengan produksi, kita juga harus memperhatikan biaya-biaya seperti perizinan, keamanan, saluran komunikasi, hal-hai administratif dan sebagainya. Sebaiknya budget disesuaikan dengan kemampuan program itu sendiri dalam memperoleh profit kecuali jika program tersebut memang bukan untuk tujuan memperoleh profit.

 

Teknik Broadcasting, Dra.Tuti Suartini, M.Pd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay in Touch

Related Articles