SUKALARANG – Lantunan doa dan suasana khusyuk menyelimuti lapangan utama SMKN 1 Sukalarang setiap pagi. Ratusan siswa bersama guru dan staf nampak berbaris rapi dalam saf-saf untuk melaksanakan Sholat Duha berjamaah. Kegiatan ini telah menjadi salah satu budaya positif unggulan di sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.
Kegiatan Sholat Duha ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan implementasi nyata dari filosofi Pancawaluya, khususnya pada pilar Bener (Benar dalam beribadah) dan Bageur (Memiliki akhlak mulia). Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual (Pinter) dengan kecerdasan spiritual.
"Kami ingin para siswa mengawali hari dengan kondisi hati yang tenang (Cageur secara mental). Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan sebelum belajar, diharapkan mereka lebih siap menerima ilmu dan memiliki ketajaman hati serta ketrampilan (Singer) dalam bersikap sehari-hari," ungkap salah satu guru pembina kerohanian.
Setelah pelaksanaan sholat, kegiatan biasanya dilanjutkan dengan pembacaan asmaul husna atau kultum singkat yang bertujuan untuk terus memotivasi siswa agar konsisten dalam kebaikan. Budaya positif ini diharapkan dapat terus membekali siswa dengan integritas tinggi saat nantinya terjun ke dunia industri maupun masyarakat.
-AM-
Bagikan:
Komentar (1)
A
Anonim
18/04/2026 12:00
Keren banget SMKN 1 Sukalarang! Membiasakan hal-hal baik sejak dini di lingkungan sekolah akan sangat berpengaruh pada kedisiplinan dan ketenangan hati siswa saat belajar. Semangat terus untuk para guru dan siswanya, semoga berkah
Tulis Komentar
* Komentar Anda akan ditinjau admin sebelum ditampilkan.
Anonim
18/04/2026 12:00Keren banget SMKN 1 Sukalarang! Membiasakan hal-hal baik sejak dini di lingkungan sekolah akan sangat berpengaruh pada kedisiplinan dan ketenangan hati siswa saat belajar. Semangat terus untuk para guru dan siswanya, semoga berkah